Rumahku
 
Senin, 25 Mei 2009
DIMANA PEMIMPINKU ?
Ibu ... usiaku sudah senja
Aku dilahirkan saat Ibu merdeka
Saat aku kecil, aku tidak peduli keadaan Ibu
Saat itu yang penting aku bisa makan minum, tidur dan bermaian
Aku tidak pernah tahu bagaimana ibu melindungi keluargaku

Kini aku sudah renta
Kulalui hidup bersama keluargaku dengan segala manis dan pahitnya
Dengan penuh harapan pada Tuhanku
Ibu dapat menolongku mengarungi hidup ini dengan tenteram
Namun apa mau dikata, Ibu menderita

Ibu disia-siakan oleh putra-putra yang rakus dan tak peduli
Mereka semuanya omong kosong akan menolong aku rakyat kecilRakyat Kecil bagi mereka adalah putra Ibu yang menguntungkan mereka
Putra Ibu yang kaya itulah yang mereka katakan sebagai rakyat kecil
Maukah mereka mengatakan bahwa ...
penarik becak, kuli pengangkat batu, putra yang sulit mencari pekerjaan
adalah Rakyat Kecil
?

Ibu ... aku sakit hati saat ada putra Ibu sebagai pemimpin mengatakan
bahwa orang itu miskin karena malas bekerja. Aku ingin berteriak :
BERI DIA PEKERJAAN ! Namun Ibu ... aku takut sangkar emas.

Ibu ... Juli 2009 aku harus memilih Pemimpin yang dapat melindungi Ibu
Mereka semua pandai, pinter, kaya dan dengan janji akan menolong Ibu
Namun ... Ibu ... aku lelah... mereka semua mempunyai janji yang sama :
MENOLONG RAKYAT KECIL sepertiku ?

Ibu ... aku tidak sanggup memilih diantara mereka. Maafkan aku Ibu ...
Aku hanya memohon pada Tuhanku,
berilah Ibu, seorang pemimpin yang baik
Pemimpin yang dalam mimpinya selalu bertemu dengan putra-putra ibu
yang kelaparan, kehujanan dan kepanasan dan berjalan tanpa alas kaki


Ibu... maafkan putramu !
posted by Supaat Iskandar @ 19.16  
0 Comments:

Posting Komentar

<< Home
 
About Me


Name: Supaat Iskandar
Home: Palimanan, Cirebon/Jawa Barat, Indonesia
About Me: Supaat Iskandar, Office : MAN 1 Kab. Cirebon Job : Website and CBT Admin
See my complete profile

Previous Post
Archives
Links
Free Blogger Templates